Showing posts with label Jalan-Jalan Seru. Show all posts
Showing posts with label Jalan-Jalan Seru. Show all posts

Wednesday, 26 October 2016

7 Hal Kecil Dari Cekong yang Membuatmu Rindu



Saya memilih merasa berhutang budi kepada pihak Cekong Hill yang membiarkan saya mencoba Swing extreme nya dengan gratis, jadi saya akan membayarnya dengan menuliskan beberapa hal  yang saya dapatkan sepulang dari sana. Itupun kalau tulisan absurd saya ini bisa dibilang sebagai budi balas, hehe.

Bukan, bukan karena endorse sehingga saya bisa gratis. Mungkin karena rezeki perempuan yang lagi sakit gigi dan tetap nekat bepergian. Waktu itu, saya lagi sakit gigi dan ingin mencoba melupakan sakit gigi itu dengan mencoba wahana-wahana extreme di sana. 

“Saakiit giigiikuu seembuuh!” teriakku saat menaiki swing extreme yang sontak membuat kakak-kakak yang menjaga wahana ketawa.

Dari sekian histeria pengunjung, mungkin baru saya yang teriak seperti itu. Mungkin dari situlah terbersit rasa empati dari siempunya cekong untuk menggratiskan saya. Atau mungkin karena saya datangnya bersama teman siempunya. Saya hanya ingin merasa dan memilih alasan karena saya sakit gigi. Haha. 

Berikut hal kecil yang ingin buat saya kembali ke Cekong dengan tidak sakit gigi tentunya.


1. Bersyukur atas nikmat Allah SWT

Yah, dimana dan kapanpun itu harus selalu bersyukur, apalagi kalau sampai mendapatkan pemandangan yang indah. Nikmat Tuhan mana yang kamu dustakan? Enrekang sudah terkenal dengan pemandangannya yang indah, dari gunung yang hijau sampai gunung batu. Kamu bisa menikmati keduanya ketika kamu memasuki Cekong Hill. Waktu itu saya ke sana pagi-pagi, jadi saya dapat tambahan udara segar. 

2. Mengalahkan rasa takut

 “Arrrrggghhh.”
“Ibuuuu.”
“Yuhuuuu.”
Atau seperti saya, “Saakiit giigiikuu seembuuh!” (hahaha)

Teriakan-teriakan histeris adalah bentuk dari melepaskan rasa takut. Dan, kamu tentu tidak akan merasakan sensasi berteriak kalau tidak mencoba wahana-wahana di Cekong. Jadi, mencoba wahana di sana sama dengan menantang kamu untuk mengalahkan rasa takutmu. Ayok, jangan jadi anak muda palsu dan cupu! Hahaha.

Wohooooooo


Saat Anda melepaskan diri dari rasa takut, Anda akan merasa senang!
- Who moved my cheese?

3. Mensupport orang itu menyenangkan!

“Ayok, kamu pasti bisa!”
“Pegangan yang kuat!”
“Teriak yang kencang!”
“Sedikit lagi, kamu pasti sampai.”

Dan sederet kata-kata motivasi standar lainnya ditujukan kepada teman yang sudah mengalahkan rasa takutnya dan siap bermain. Kata motivasi standar tapi percayalah (sebagai yang ikut bermain) kata-kata itu jadi penguat banget.

Serunya, kita yang berada dibalik teman-teman yang ingin bermain, rasa deg-degan itu juga ada. Dari sanalah timbul rasa ingin menyemangati, dan menyemangati orang itu menyenangkan. 

4. Cekong Kopinya enak

Mata saya tertuju pada hiasan dinding yang bertuliskan, “Cekong Kopinya enak.” Bagi penyuka kopi, ke sana berarti harus mencoba kopinya. Kopi Kalosi Enrekang sudah cukup terkenal, kamu bisa menikmatinya di Cekong. Untuk menambah sensasi kopi hangat, kamu bisa datang pagi-pagi ke sana. Udara dingin dan kopi panas, wuiih. Sayang, di sana belum menyediakan es kopi atau kopi dingin bagi penyuka es seperti saya. Nanti jika saya ke sana lagi, sudah ada dong kak! Hehe 
 
 
 
5. Satu hari saja luangkan waktumu untuk bermain

Di Cekong, walau saya lagi sakit gigi, saya bisa mengesampingkan itu semua dan benar-benar menikmati keberadaan saya di sana. Satu hari saja, jangan memikirkan yang lain dan bermainlah. Itu bisa membangkitkan semangatmu untuk beraktifitas di hari selanjutnya. 
 
6. Punya stok foto keren

Hal keren lainnya di Cekong adalah kamu bisa punya banyak stok foto keren. Kakak-kakak di sana dengan senang hati mengabadikanmu mengalahkan rasa takutmu dengan kamera canggih mereka. Saya saja sampai berteriak beberapa kali memastikan kalau foto saya sudah keren atau belum dari swing extreme. Hihi. Ada juga wahana yang beranama Anjungan Foto Selfi, nah ini dikhususkan buat kamu yang benar-benar doyan selfi. 





7. Kamu sadar dan bersyukur punya teman yang menyenangkan

Yang menyenangkan dari sebuah perjalanan adalah bukan hanya tempat yang keren, hasil foto yang gokil, tetapi juga dengan siapanya. Kalau teman seperjalanan kalian tidak menyenangkan, percaya deh, perjalanan kalian tidak ada artinya sama sekali. Hihi. Rasulullah SAW juga mengatakan untuk mengenal seseorang, lakukanlah perjalanan dengannya.

Terima kasih guys, kalian membuat perjalanan kali ini menyenangkan sekali. Jangan bosan ke Enrekang, semoga kalian selalu rindu.



Saturday, 16 April 2016

Serunya Perjalanan ke Air Terjun Bossolo




Biasanya nih, perjalanan yang terlalu direncanakan malah batal, yang tidak terduga langsung terealisasikan. Nah seperti itu jugalah perjalanan kami ini ke Air Terjun Bossolo, Rumbia, Jeneponto. Memang sih tidak perlu perencanaan khusus, karena untuk mencapai kecamatan Rumbia dari Jeneponto kota hanya memakan waktu sekitar satu jam menggunakan sepeda motor. Kalau dari Makassar yah, sekitar tiga jamlah.

Perjalanan menuju kecamatan itu memang sangatlah mudah, tapi begitu masuk ke daerah air terjun, siap-siap deh berjalan kaki kurang lebih satu setengah kilometer. Perginya gampang karena turun ke air terjun, begitu pulang baru terasa. Jangan lupa makan deh sebelum ke sana. Hehehe. 

Dan lucunya, saya mengajak teman-teman kantor yang notabene anak-anak pesisir untuk menemani saya ke air terjun tersebut. Mereka yang seringnya main di pantai harus mendaki dan menuruni bukit-bukit kecil, hahaha. 

Mereka sempat mengeluh, "Dhani, kamu salah bawa orang pesisir ke sini, harusnya bawa orang gunung kayak kamu."

Hahaha, saya hanya menimpali dengan tertawa. Saya saja ngos-ngosan. Tapi mana bisa lihat pemandangan pegunungan kalau jalannya hanya di pantai?


Jalan menuju Air Terjun Bossolo

Air Terjun Bossolo dari kejauhan

Yaaaaaay sampaaaaai!!!!
Hijaunya bikin tenang, kan?
Cuma di blog, saya jadi model. Hahaha

Tapi terbayarkanlah sampai di air terjunnya. Cantik. Cuaca di sana juga sejuk jadi tidak masalah berjalan jauh. 


Jalan menuju air terjun dan sot-spot untuk melihat air terjun masih dalam tahap pembangunan. Semoga nanti lebih nyaman lagi menuju air terjunnya tanpa takut terpeleset karena jalanan licin dan sepatu kotor kayak sepatu saya. 

Jalan menuju Air Terjun Bossolo yang sementara dalam tahap pembangunan

Mestinya pakai sendal gunung. Hiks
Ada dua spot yang bisa diakses, pertama ke air terjunnya langsung, spot kedua berada di sebelah kiri. Kita hanya perlu berjalan sedikit, dan tidak seekstrim jalanan menuju air terjunnya. Hihi. Nah, mari kita lihat.

Dari sini, bisa terlihat bagian atas air terjun lebih memukau lagi



Selonjoran sambil lihat pemandangan indah. Nggak mau pulang!


Untuk saat ini, biaya untuk menikmati air terjun sampai puas sebesar Rp. 5.000,- : Rp. 2.000,-/orang + Rp. 3.000/motor. Jangan takut kehausan jalan kaki, di dalam ada warung-warung kecil yang menyediakan minuman dan juga gorengan.

Terima kasih teman-teman \o/



"Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat seuatu yang tidak seimbang?" - QS: Al-Mulk Ayat 3

"Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi da apa yang ada antara keduanya tanpa hikmah, yang demikian itu adalah anggapan orang-orang kafir maka celakalah orang-orang kafir itu, karena mereka akan masuk neraka." - QS.Saad Ayat 27

Sungguh indah ciptaan Tuhan yah, itu kenapa kita perlu sekali-kali berjalan-jalan, liburan, bukan semata-mata kepentingan blog, instagram atau apapun itu, juga melainkan sebagai bentuk rasa syukur kepada segala yang diciptakan oleh Allah SWT dan juga semakin mengenal kebesarannya. 

Kan... tiba-tiba syahdu. Jalan-jalan lagi yuk!


PS: *Maafkan kenarsisan saya :-p